serba unik
Rabu, 05 Juli 2017
Jumat, 26 Mei 2017
Edwin dan wave osasnya
Perkembangan
zaman kadang dapat merubah pola pikir seseorang dalam menggemari hobi
nya, tapi semua itu tidak pada Edwin satria permadi. Pria yang
hobinya memodifikasi kendaraan roda dua dan memiliki speed shop
di Jl.Brigjen KH.Syam'un, Kota Cilegon, Banten. Sedang banyak
menjadi perbincangan para netizen di medsos, Terutama bagi kaula
muda. Pasalnya ia merubah bentuk motornya yang terbilang sangat
extreme. Edwin selaku modifikator sendiri tak pernah mau ketinggalan
bila ada event kontes, terbukti dalam acara Thai Riders Gathering
yang diselenggarakan bulan lalu di Bandung, motor yang di juluki “
wave Osas ” ini, berhasil menyabet gelar “ Best Detailing ”.
“Karena
saya percaya banget sama Edwin, soalnya dia udah buat berbagai motor
kontes dengan hasil yang baik, dan syukur alhamdulillah Wave Osas
menyabet gelar di bandung, ” ujar Riziq Alam selaku owner.
Karena
tak mau mengecewakan sang owner, Edwin merubah subframe Alumunium DKT
yang ia pesan langsung dari negeri gajah putih, thailand. Seharga 4
juta rupiah.Bukan hanya bentuk saja yang ia rubah, tapi mesin pun ia
rubah sedemikian rupa hingga tak menyerupai mesin aslinya.
“Untuk
bulan-bulan ini kita masih fokus di detailing dan pengerjaan beberapa
motor, jadi belum fokus banget sama Nite Race, karna hampir semua
garapan kita bukan hanya basic kontes, tapi spek balap juga,
harapannya semoga hasil garapan yang saya buat benar-benar membuahkan
hasil, dan memuaskan konsumen, serta menjadi inspirasi bagi kawula
muda bahwa hobi adalah prestasi, ” tutup Edwin sang Modifikator,
saat ditemui di speed shop nya.
jelang ramadhan
Kiat kiat dalam memilih parcel ramadahan
Trik
memilih makanan parcel
Di
Indonesia, Bulan Ramadhan identik dengan bulan berbagi kebaikan,
contohnya adalah memberikan parcel special untuk orang-orang
terdekat. Tapi jika
anda sama sekali belum pernah mengirim parcel pada seseorang dan
ingin melakukannya pada tahun ini. Anda tak perlu khawatir karena
Rini Rosita, siswi Ponpes Al-Ihsan punya tips-tips sebelum anda
membeli makanan-makanan yang akan anda susun menjadi parcel.
Menurut
gadis yang memiliki prestasi di bidang Qira'atul kutub mengatakan,
bahwa dalam memilih makanan harus dilihat waktu Kadaluwarsanya.
“
Sebaiknya
kita harus melihat waktu kadaluwarsa pada setiap makanan yang akan
kita jadikan parcel, biasanya terletak pada bagian bawah bungkus
makanan,” ujarnya saat di temui di Ramayana Serang.
Nah,
kalau soal tempatnya, gadis kelahiran 8 Oktober 1999 ini menambahkan,
bahwa dalam membeli makanan, harus pilih-pilih tempat.“ Bagusnya
sih, kalau beli makanan, tempatnya harus yang higienis dan bersih,
kaya super market atau mini market,” ucap gadis mungli dengan
tinggi 163 cm.
Bukan
cuman itu, gadis penyuka warna biru ini berpesan agar kita juga harus
jeli melihat label beberapa badan perizinan. “ kita juga harus jeli
melihat label halal dari MUI dan BPOM, agar parcel yang kita buat
bagus dan baik untuk di konsumsi,” tutupnya.
Langganan:
Postingan (Atom)





