Jumat, 26 Mei 2017

Edwin dan wave osasnya






Perkembangan zaman kadang dapat merubah pola pikir seseorang dalam menggemari hobi nya, tapi semua itu tidak pada Edwin satria permadi. Pria yang hobinya memodifikasi kendaraan roda dua dan memiliki speed shop di Jl.Brigjen KH.Syam'un, Kota Cilegon, Banten. Sedang banyak menjadi perbincangan para netizen di medsos, Terutama bagi kaula muda. Pasalnya ia merubah bentuk motornya yang terbilang sangat extreme. Edwin selaku modifikator sendiri tak pernah mau ketinggalan bila ada event kontes, terbukti dalam acara Thai Riders Gathering yang diselenggarakan bulan lalu di Bandung, motor yang di juluki “ wave Osas ” ini, berhasil menyabet gelar “ Best Detailing ”.

“Karena saya percaya banget sama Edwin, soalnya dia udah buat berbagai motor kontes dengan hasil yang baik, dan syukur alhamdulillah Wave Osas menyabet gelar di bandung, ” ujar Riziq Alam selaku owner.
Karena tak mau mengecewakan sang owner, Edwin merubah subframe Alumunium DKT yang ia pesan langsung dari negeri gajah putih, thailand. Seharga 4 juta rupiah.Bukan hanya bentuk saja yang ia rubah, tapi mesin pun ia rubah sedemikian rupa hingga tak menyerupai mesin aslinya.

“Untuk bulan-bulan ini kita masih fokus di detailing dan pengerjaan beberapa motor, jadi belum fokus banget sama Nite Race, karna hampir semua garapan kita bukan hanya basic kontes, tapi spek balap juga, harapannya semoga hasil garapan yang saya buat benar-benar membuahkan hasil, dan memuaskan konsumen, serta menjadi inspirasi bagi kawula muda bahwa hobi adalah prestasi, ” tutup Edwin sang Modifikator, saat ditemui di speed shop nya.

jelang ramadhan

Kiat kiat dalam memilih parcel ramadahan



Trik memilih makanan parcel
Di Indonesia, Bulan Ramadhan identik dengan bulan berbagi kebaikan, contohnya adalah memberikan parcel special untuk orang-orang terdekat. Tapi jika anda sama sekali belum pernah mengirim parcel pada seseorang dan ingin melakukannya pada tahun ini. Anda tak perlu khawatir karena Rini Rosita, siswi Ponpes Al-Ihsan punya tips-tips sebelum anda membeli makanan-makanan yang akan anda susun menjadi parcel.
Menurut gadis yang memiliki prestasi di bidang Qira'atul kutub mengatakan, bahwa dalam memilih makanan harus dilihat waktu Kadaluwarsanya.
Sebaiknya kita harus melihat waktu kadaluwarsa pada setiap makanan yang akan kita jadikan parcel, biasanya terletak pada bagian bawah bungkus makanan,” ujarnya saat di temui di Ramayana Serang.
Nah, kalau soal tempatnya, gadis kelahiran 8 Oktober 1999 ini menambahkan, bahwa dalam membeli makanan, harus pilih-pilih tempat.“ Bagusnya sih, kalau beli makanan, tempatnya harus yang higienis dan bersih, kaya super market atau mini market,” ucap gadis mungli dengan tinggi 163 cm.
Bukan cuman itu, gadis penyuka warna biru ini berpesan agar kita juga harus jeli melihat label beberapa badan perizinan. “ kita juga harus jeli melihat label halal dari MUI dan BPOM, agar parcel yang kita buat bagus dan baik untuk di konsumsi,” tutupnya.